Bekasi Peduli | Pejuang Kemerdekaan

72 tahun yang lalu bangsa ini memproklamirkan kemerdekaannya, dengan diwakili oleh Soekarno-Hatta sebagai proklamatornya. Tapi kemerdekaan tidak semudah bicara menggunakan pengeras suara dan memproklamirkan diri sebagai bangsa yang merdeka. Ada proses yang begitu panjang dan melelahkan, membuat semua yang lemah jiwanya pasti akan menyerah ditengah jalan. Dan perjuangan kemerdekaan itu bukan perjuangan Soekarno dan Hatta saja tapi itu perjuangan segenap rakyat Indonesia.

Perjuangan merebut kemerdekaan menyita banyak nyawa pejuang kita sebagai tumbalnya. Tak sedikit yang kehilangan suami, istri, anak bahkan tak jarang yang kehilangan hampir semua anggota keluarganya. Usaha meraih kemerdekaan bukanlah urusan yang mudah, terlebih yang dihadapi adalah musuh dengan teknologi yang jauh lebih canggih, namun berkat kegigihan dan keteguhan para pejuang kita, bangsa ini akhirnya mampu merdeka.

Beberapa pejuang harus mau tidur berhari-hari di persembunyiannya, berteman serangga atau bahkan hewan-hewan liar di tengah hutan belantara. Tak jarang yang kehilangan anggota tubuh, tak sedikit juga yang menderita lumpuh akibat misi  yang dijalaninya. Namun jasa yang begitu besarnya terhadap bangsa ini tak membuat hidup para pejuang kemerdekaan itu enak di masa tuanya.

Banyak dari mereka yang terjebak di kemiskinan, hal ini diperparah dengan  keadaan bahwa mereka hidup sendiri karena kerabat dan familinya banyak berguguran di medan perang.  Baznas melihat kekosongan itu, para pejuang tak semestinya hidup kesusahan. Kemerdekaan bangsa yang  diraih berkat usaha mereka sudah sepatutnya memberikan rasa terimakasihnya barang sedikit saja dihari tua mereka.

Rasa terimakasih itu diwujudkan dalam bentuk program Baznas Peduli Pejuang Kemerdekaan. Lewat program ini Baznas menyalurkan bantuan berupa uang  saku, bahan makanan dan pakaian layak pakai bagi para veteran pejuang kemerdekaan tersebut.

“Hal ini tentu masih jauh jika dibandingkan dengan perjuangan mereka memerdekakan bangsa ini, namun ketulusan hati dari kami, para penerus estafeta perjuangan bangsa ini, semoga dapat dilihat sebagai rasa terimakasih kami kepada para pejuang.” Ucap Azis saat membuka kegiatan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan Online BAZNAS
1