Bekasi Peduli | Banjir Terjang Kabupaten Bekasi

November lalu, sebanyak 5 kecamatan di kabupaten bekasi  terendam banjir. Tak hanya rumah warga yang terendam, tapi juga beberapa fasilitas umum lumpuh seperti sekolah dan tempat-tempat peribadatan. Semuanya tak bisa beroperasi karena banjir yang melanda akibat luapan sungai citarum.

Kelima kecamatan tersebut yakni kecamatan Cikarang Timur, Kedungwaringin, Pebayuran, Cabangbungin dan  Muaragembong. Berdasar pada data BPBD Kabupaten Bekasi, Banjir tersebut disebabkan oleh tingginya debit air sungai Citarum yang mencapai ketinggian hingga 12,9 meter Ratusan rumah warga dari lima kecamatan terendam, akibatnya ratusan kepala keluarga itu harus mengungsi sementara karena khawatir debit air yang terus meningkat.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 730 rumah terendam banjir di desa Laban Sari kecamatan Cikarang timur, belum lagi di desa Kedungwaringin sebanyak 766 keluarga harus mengungsi akibat banjir ini ditambah dengan 400 -an orang dari Muaragembong yang harus mengungsi sejak dini hari karena air mengeruduk rumahnya sejak pukul 05.00 dini hari.

Dalam hal ini, Baznas Kabupaten Bekasi tidak tinggal diam. Dalam penyaluran zakat, mereka yang terkena musibah bencana alam menjadi salah satu prioritas Baznas Kabupaten Bekasi untuk membantu menyalurkan bantuan yang sebisa mungkin meringankan beban masyarakat ditengah bencana alam yang menimpa. Baznas kabupaten bekasi mendirikan posko peduli selama beberapa hari didekat kawasan banjir tepatnya di desa Buni Sakti, di desa langen  sari kecamatan cabang bungi tepatnya di posyandu teratai.

Di posko Baznas Tanggap Bencana itu masyarkat korban banjir dapat mengambil pasokan makanan, air minum, pakaian layak pakai dan selimut. Melalui program Baznas Tanggap Bencana, zakat yang terkumpul dapat disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran tatkala ada bencana melanda di wilayah kabupaten bekasi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Layanan Online BAZNAS
1